Rabu, 27 Mei 2009

Bab ini difokuskan untuk mempelajari gejala optik non linier orde ketiga yaitu Konjugasi Fase. Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa dapat:
  1. membedakan prinsip kerja cermin biasa dan Cermin Konjugasi Fase
  2. menjelaskan mekanisme interaksi empat gelombang
  3. menjelaskan analogi antara Holografi dan Pencampuran Empat Gelombang.
  4. mengaplikasi konsep interaksi empat gelombang dan konjugasi fase

Untuk memahami gejala tersebut download file berikut:

http://ifile.it/8av9nsw/konjugase_fase.pdf

read more “ ”

Gejala Orde Kedua

Bab ketujuh ini difokuskan untuk mempelajari gejala optik non linier orde kedua yaitu pembangkitan frekuensi. Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa dapat:
  1. menjelaskan aplikasi relasi Manley-Rowe
  2. mendeskripsikan secara matematis gejala pembangkitan harmonik kedua, dalam kasus:
    a. adanya pergeseran kecepatan fase
    b. adanya kecocokan fase
  3. menjelaskan prinsip autocolorator optik
  4. menjelaskan prinsip kerja laser pengganda frekuensi
  5. menerapkan konsep-konsep pembangkitan harmonik kedua dalam medium anisotrop.



MATER AJAR
Efek non linier ini adalah salah satu yang pertama kali di amati secara eksperimen. Interpretasi fisisnya adalah sebagai berikut: dua gelombang berfrekuensi 1 dan 2 berinteraksi di dalam suatu medium non linier dan membangkitkan suatu polarisasi non linier berbentuk P(2) (3 = 1 + 2). Polarisasi ini akan meradiasikan suatu medan pada frekuensi penjumlahan (3). Secara umum, radiasi ini terjadi secara isotrop dalam semua arah, namun demikian terdapat suatu arah istimewa: suatu arah dimana terjadi kecocokan fase. Dalam kenyataannya, untuk terjadinya transfer energi efektif gelombang-gelombang pemompa berfrekuensi 1 dan 2 menuju gelombang berfrekuensi 3, secara simultan harus memenuhi kekekalan energi (3 = 1 + 2) dan momentum (k3 = k1 + k2). Relasi terakhir menunjukkan bahwa gelombang, yang berosilasi pada frekuensi penjumlahan, diradiasikan secara efektif dalam arah dimana terjadi kecocokan fase. Jika kecocokan kecepatan fase mungkin terjadi, arah yang lebih disukai adalah yang meminimumkan ketakcocokan fase.

Untuk memahami bab ini download file berikut:
  1. http://ifile.it/7ac1uhx/pembangkitan_harmonik.pdf
  2. http://ifile.it/3amwt20/penguatan_parametrik.pdf

read more “Gejala Orde Kedua”

Rabu, 22 April 2009

Efek Elektro Optik

Bab ini difokuskan untuk mempelajari pengaruh medan listrik terhadap sifat-sifat optis medium dalam percobaan C.A. Pockels yang dikenal sebagai Efek Pockels.. Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa dapat:
  1. mendeskripsikan pengaruh medan listrik pada gejala modulasi amplitudo
  2. mendeskripsikan pengaruh medan listrik pada gejala modulasi amplitudo mode transversal
  3. mendeskripsikan pengaruh medan listrik pada gejala modulasi fase
  4. menurunkan indeks bias prinsipal dari medium biaksial
Untuk lebih memahami gejala ini anda dapat download file berikut
click untuk download file Elektro-optik.
read more “Efek Elektro Optik”
 

Ikuti Blog Ini

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Quotation of the Day